Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana pada Mentan Amran hingga Tokoh Tani

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana pada Mentan Amran hingga Tokoh Tani

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang jasa dan Satyalencana kepada sejumlah tokoh di acara Panen Raya di Karawang, 7 Januari 2026. (Foto: tangkapan layar)

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dan para tokoh tani Indonesia. Penganugerahan ini dilakukan pada acara panen raya sekaligus deklarasi swasembada pangan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Penganugerahan ini melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026, yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Januari 2026.

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya, kesatu menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa sebagai penghargaan atas jasanya yang besar di suatu bidang atau peristiwa tertentu yang bermanfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kebesaran bangsa dan negara. Serta Satyalancana Wira Karya sebagai penghargaan atas jasanya dalam memberikan darma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa sehingga dapat dijadikan teladan bagi yang lainnya,” bunyi Keppres yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Wahyu Yudhayana.

Pada penganugerahan Bintang Jasa Utama, Presiden memberikan penghargaan kepada Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, atas kontribusi dan dedikasinya dalam pembangunan sektor pertanian nasional.

Nadiem Hadiri Sidang Perdana, DJ Donny hingga Riri Riza Beri Dukungan

Nadiem Hadiri Sidang Perdana, DJ Donny hingga Riri Riza Beri Dukungan

Nadiem Hadiri Sidang Perdana, DJ Donny hingga Riri Riza Beri Dukungan

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mengikuti agenda pembacaan dakwaan atas perkara dugaan korupsi terkait pengadaan Chromebook. Kedatangan Nadiem langsung disambut riuh tepuk tangan pendukungnya..

Pantauan Okezone di lokasi, Senin (5/1/2026), Nadiem terlihat masuk ke Ruangan Hatta Ali menggunakan rompi merah muda tahanan Kejaksaan Agung pada pukul 10.18 WIB. Persis setelah Nadiem masuk, pengunjung sidang yang mayoritas pendukungnya langsung menyambut dengan tepuk tangan.

Mendapat sambutan tersebut, Nadiem tampak terharu dan langsung menaruh tangannya di dada seolah memberikan terima kasih. Meski demikian, Nadiem tampak membisu tak memberikan komentar apapun.

Setelah melihat orang tuanya yakni Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri yang juga hadir di persidangan, Nadiem juga langsung menghampiri. Nadiem tampak mencium orang tuanya sebelum persidangan itu dimulai.

Selanjutnya, mantan Mendikbudristek itu terlihat menyalami jaksa penuntut umum (JPU) yang hadir dalam persidangan itu. Nadiem kemudian langsung duduk di kursi pesakitan yang telah disediakan.

Di ruang sidang, berbagai kelompok masyarakat berbondong-bondong untuk memberikan dukungan kepada Nadiem. Mulai dari ojek online hingga aktris dan selebgram.

Kronologi Pratu Farkhan Sauqi Tewas Diduga Dianiaya Senior di Papua

Kronologi Pratu Farkhan Sauqi Tewas Diduga Dianiaya Senior di Papua

Kronologi Pratu Farkhan Sauqi Tewas Diduga Dianiaya Senior di Papua (iNews)

Seorang prajurit TNI meninggal dunia saat bertugas di pos perbatasan Papua dengan Papua Nugini diduga akibat menjadi korban kekerasan senior.

Almarhum diketahui bernama Pratu Farkhan Sauqi Marpaung yang diduga meninggal dunia akibat penganiayaan oleh seniornya di Pos Sanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Keluarga Pratu Farkhan Sauqi Marpaung di Desa Hessa Air Genting, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (Sumut), tak kuasa menahan tangis saat menunggu kedatangan jenazah anaknya dari Timika, Papua.

Informasi meninggalnya prajurit TNI meninggal di Papua itu diterima keluarga pada Rabu (31/12/2025). Kabar tersebut disampaikan oleh pihak keluarga yang juga merupakan anggota TNI.

Ayah korban, Zakaria Marpaung, mengatakan anaknya diduga mengalami penganiayaan oleh seorang senior berpangkat Kopral Dua saat bertugas di Pos Sanepa. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban menjalankan tugas pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini bersama Satgas Batalyon Yonif 113/Jaya Sakti.

Menurut keterangan yang diterimanya, korban sempat mengeluhkan sakit disertai menggigil saat berada di pos. Kondisi tersebut diketahui oleh rekan-rekan korban lalu menyarankan agar berjemur.

Prabowo: Saya Minta Maaf Belum Bisa ke Semua Titik Bencana Sumatera

Prabowo: Saya Minta Maaf Belum Bisa ke Semua Titik Bencana Sumatera

Prabowo: Saya Minta Maaf Belum Bisa ke Semua Titik Bencana Sumatera

 Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pasalnya, Prabowo belum dapat mengunjungi seluruh lokasi terdampak.

Permintaan maaf Presiden Prabowo itu disampaikan saat meninjau pembangunan rumah hunian Danantara, Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

“Hari ini saya hadir di sini, saya diminta meninjau kondisi pembangunan rumah hunian yang dibangun oleh Danantara sebagai inisiatif Danantara untuk membantu mempercepat pemulihan kondisi bencana di tiga Provinsi,” ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan, sehari sebelumnya ia telah mengunjungi Tapanuli Selatan dan kemudian melanjutkan kunjungan ke Aceh Tamiang yang disebutnya sebagai salah satu kabupaten dengan dampak bencana terbesar.

“Saya kemarin sempat ke Tapanuli Selatan dan hari ini saya kembali ke Tamiang yang merupakan salah satu kabupaten yang paling besar dampak bencana tersebut,” katanya.

Prabowo telah menerima laporan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan para Gubernur di tiga provinsi terdampak bencana bahwa sejumlah daerah mempertanyakan ketidakhadirannya secara langsung di wilayah mereka.

“Dan saya tahu, bahwa saya dapat laporan dari beberapa pihak dari Mendagri, dari Gubernur, bahwa banyak kabupaten lain bertanya kok Presiden belum sampai,”ujarnya.

Polri Ungkap 665 Kasus Judol Sepanjang 2025, 741 Tersangka Ditangkap

Polri Ungkap 665 Kasus Judol Sepanjang 2025, 741 Tersangka Ditangkap

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono (Ist)

Polri mengungkap 665 kasus judi online (judol) sepanjang tahun 2025. Dari jumlah itu, Polri menangkap 741 orang. 

1. Ungkap 665 Kasus Judol

“Kita mengungkap 665 kasus dan menangkap 741 tersangka,” kata Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono dalam rilis akhir tahun di Gedung Rupatama, Selasa (30/12/2025).

Jumlah uang dan aset yang disita Bareskrim Polri dan Polda jajaran dari tindak pidana judol yakni sebesar Rp1,5 Triliun.

Sementara itu, sepanjang 2025, Polri mengajukan blokir terhadap 231.517 konten judol.   “Pencegahan judi online atau kegiatan preemtif ada 1.764 kegiatan,” ujar Syahar. 

Pengungkapan ini juga sejalan dengan program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.  

Gempa Dahsyat M6,2 Guncang Peru, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Gempa Dahsyat M6,2 Guncang Peru, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Gempa Dahsyat M6,2 Guncang Peru

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Peru, Amerika Selatan, Minggu (28/12/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa dahsyat tersebut terjadi pada pukul 09.51 WIB dengan episenter berada di darat. Adapun, pusat gempa tersebut hanya berjarak kedalaman 66 kilometer.

“Telah terjadi gempabumi di Peru berkekuatan M6,2 pada hari Minggu tanggal 28 Desember 2025 pukul 09.51.53 WIB. Episenter terletak di darat pada koordinat 8,96 derajat Lintang Selatan dan 78,97 derajat Bujur Barat dengan kedalaman 66 kilometer,” ujar Daryono.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa tersebut termasuk gempa berkedalaman menengah. Menurut Daryono, peristiwa itu dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Nazca yang menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan. “Dengan mekanisme sesar naik atau thrust fault,” katanya.

BMKG menegaskan, meskipun guncangan gempa tergolong kuat, dampaknya tidak mengancam wilayah Indonesia.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Momen Libur Nataru Bawa Berkah bagi Porter Pasar Senen

Momen Libur Nataru Bawa Berkah bagi Porter Pasar Senen

Momen Libur Nataru Bawa Berkah bagi Porter Pasar Senen (Andika Rachmansyah)

Stasiun Pasar Senen menjadi salah satu stasiun tersibuk di Jakarta pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Momen ini membawa berkah tersendiri bagi para porter pengangkut barang penumpang kereta.

Korlap Porter Stasiun Pasar Senen, Khamid, bersyukur karena mendapatkan berkah dari momen Nataru. Ia mengaku, dalam sehari para porter bisa mengangkut barang penumpang hingga 10 kali dari yang biasanya hanya lima tarikan.

“Alhamdulillah di Nataru ini ada pelonjakan tidak seperti di hari-hari biasa. Kalau di hari biasa ya umpamanya dapat 5 atau 6 (tarikan), sekarang bisa 10,” kata Khamid kepada Okezone di Stasiun Pasar Senen, Kamis (25/12/2025).

Ia menjelaskan, biasanya pelonjakan omzet ini akan terus berlangsung hingga libur anak sekolah berakhir. Sebagian aktivitas belajar mengajar akan kembali dimulai pada 5 Januari 2026.

“Biasanya (peningkatan) sampai anak sekolah masuk. Libur sekolah masuk, itu masih ada lonjakan,” ucapnya.

Namun, Khamid menyampaikan kalau libur Nataru kali ini tidak seramai seperti tahun lalu. 

“Kalau lonjakan sih kayaknya lebih ramai tahun kemarin ya. Sekitar 20 persen lah (turunnya dibanding tahun lalu),” ujar Khamid.

Seskab Teddy Informasikan Penanganan Bencana Sumatera Dinilai untuk Jawab Keresahan Publik

Seskab Teddy Informasikan Penanganan Bencana Sumatera Dinilai untuk Jawab Keresahan Publik

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan penanganan bencana Sumatera terus dilakukan secara masif. Peran yang diambil Teddy dalam menyampaikan progres penanganan bencana dianggap sebagai momentum menunjukkan upaya pemerintah dalam menangani bencana di tengah kritik tajam.

“Menurut saya ada kesempatan luar biasa bagi pemerintah dalam menjelaskan penanganan bencana Sumatera yang seolah-olah (disebut) tidak optimal,” ujar Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, Selasa (23/12/2025).

Dikatakan Trubus, pemerintah terus bergerak dalam melakukan penanganan bencana. Namun, memang daerah yang terdampak bencana sangat luas.

Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi sekarang berbeda dengan Tsunami Aceh 2004, di mana pemerintah menetapkan status bencana nasional, karena keterbatasan.

“Misalnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum terbentuk, kemudian anggaran APBD juga belum ada mengenai status tanggap darurat, sehingga pilihannya cuma menetapkan bencana nasional,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia mendorong adanya kemandirian dari pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Kondisi yang terjadi di Sumatera, menurutnya, menandakan lemahnya pemerintah daerah dalam penanganan bencana, baik saat kejadian maupun pascabencana.

Kereta Ekspres India Tabrak dan Tewaskan 7 Gajah

Kereta Ekspres India Tabrak dan Tewaskan 7 Gajah

Kereta India Express menabrak kawanan gajah di perlintasan Assam. (Foto: X)

Tujuh gajah liar Asia, termasuk anak-anak gajah, mati tertabrak sebuah kereta berkecepatan tinggi saat menyeberangi rel di India timur laut, demikian kata pejabat setempat. Mereka mengatakan seekor anak gajah lainnya terluka dalam insiden tersebut pada Sabtu, (20/12/2025) pagi di distrik Hojai, negara bagian Assam.

Northeast Frontier Railway mengatakan masinis kereta melihat puluhan gajah menyeberangi rel dan menggunakan rem darurat, tetapi beberapa hewan tetap tertabrak.

Diwartakan BBC, lima gerbong tergelincir setelah tabrakan, tetapi tidak ada laporan cedera di antara penumpang dan staf di kereta ekspres tujuan Delhi. Pembatalan dan pengalihan kereta dilaporkan di daerah tersebut sepanjang hari.

Gajah-gajah yang tertabrak kemudian diperiksa oleh dokter hewan dan dikuburkan.

Pramono: WFH Akhir Tahun Tak Berlaku untuk ASN Sektor Layanan Publik!

Pramono: WFH Akhir Tahun Tak Berlaku untuk ASN Sektor Layanan Publik!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyampaikan wacana work from anywhere (WFA) pada 29–31 Desember 2025 tidak berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di sektor pelayanan publik. ASN diperintahkan tetap masuk kerja pada tanggal tersebut.

“Jadi kalau untuk pelayanan yang secara langsung harus berhubungan dengan orang, tetap dia harus bekerja di lapangan,” kata Pramono di Jakarta Utara, Jumat (19/12/2025).

Sebab, pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tentunya tidak bisa diwakilkan atau dilakukan secara daring. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Enggak bisa diwakilkan dengan WFH kalau yang seperti itu, jadi pelayanan tetap harus jalan,” ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, tetap akan melakukan efisiensi kerja terkait wacana WFH ini. Pramono juga menegaskan bahwa WFH bukan merupakan sesuatu yang baru bagi ASN DKI Jakarta.

“Tetapi yang jelas bahwa Pemerintah DKI Jakarta pasti akan melakukan efisiensi terhadap itu. Jadi WFH buat Pemerintah DKI bukan hal yang baru,” katanya.