Pihak berwenang Iran mengatakan setidaknya 3.000 orang telah ditangkap dalam demonstrasi anti-pemerintah selama beberapa minggu terakhir, menurut laporan kantor berita negara. Pada Jumat (16/1/2026), protes massal di Iran sebagian besar telah diredam, dengan jalan-jalan di Ibu Kota Teheran dan wilayah lain relatif tenang.
Situs pemantau daring NetBlocks menyebutkan pada Jumat bahwa pemadaman internet nasional telah memasuki hari kedelapan setelah otoritas Iran memutus akses internet pada puncak protes pekan lalu, demikian dilaporkan Al Jazeera.
Ribuan warga Iran turun ke jalan sejak akhir Desember karena marah atas inflasi yang melonjak dan devaluasi tajam mata uang lokal, yang memicu tindakan keras dari otoritas Iran.
Para pemimpin Iran menyebut demonstran sebagai “perusuh” dan menuduh negara-negara asing, terutama Amerika Serikat dan Israel, memicu kerusuhan tersebut.
Sebanyak 30.649 orang meninggalkan Jakarta dengan menggunakan kereta api jarak jauh pada Jumat (16/1/2026). Hal itu sebagaimana catatan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta. Diketahui, hari ini merupakan awal long weekend terkait peringatan Isra Miraj.
Hari ini tercatat sekitar 30 ribu pelanggan berangkat, dan sekitar 25 ribu pelanggan tiba di wilayah Daop 1 Jakarta, dengan Pasar Senen dan Gambir sebagai stasiun dengan volume penumpang terbesar,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
Ia merincikan, Stasiun Pasar Senen melayani keberangkatan 12.211 penumpang dan Stasiun Gambir melayani 11.264 penumpang.
Sementara untuk kedatangan, Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah terbanyak dengan 9.104 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 9.032 penumpang.
Ia melanjutkan, untuk ketersediaan tiket keberangkatan pada 16-18 Januari masih tersedia. Ia mengungkapkan, rata-rata tingkat okupansi kereta api baru berada di kisaran 60 persen.
Bang Yos Lega Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar (Achmad Al Fiqri)
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, turut menyaksikan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2025). Bang Yos, sapaan akrabnya, mengaku lega fondasi kereta monorel itu telah dibongkar.
1. Bang Yos Lega
“Jujur saja hari ini hati saya itu lega sekali gitu ya dengan adanya kepastian yang dicanangkan Pak Gubernur Pramono pada pagi hari ini gitu,” kata Bang Yos usai pembongkaran tiang monorel.
Ia menjelaskan, proyek itu bermula saat dirinya hendak mencari solusi atas permasalahan kemacetan di Jakarta pada 2003. Ia mengaku telah mengumpulkan pakar transportasi dari beberapa universitas untuk merancang jaringan transportasi makro ibukota.
“Nah, saat proses ini dilakukan yang makan waktu berbulan-bulan tentunya karena dilakukan survei segala macam, saya studi banding ke beberapa negara ya, di antaranya dan saya berhenti lama di Bogota, Ibu Kota Kolombia ya karena situasinya sama dengan di Jakarta,” ungkap Bang Yos.
Setelah itu, ia memutuskan jaringan transportasi ibukota itu terdiri atas empat moda ya. Pertama, MRT, monorel, busway, dan waterway. Ia berkata, moda transportasi itu dirancang saling terintegrasi agar rakyat dengan mudah menjangkau wilayah ibukota.
Kemudian, Bang Yos berencana memulai proyek moda transportasi itu tanpa investor. Hal itu dilandasi lantaran ia menilai kepercayaan investor terhadap Indonesia khususnya Jakarta belum pulih sepenuhnya pascagejolak 98.
“Jadi saya tanya kepada tim itu, ‘Ini moda apa yang enggak perlu investor?’ Dijawab jelas ‘Busway, Pak’ gitu. Oleh karena itu saya mulai dengan busway. Nah untuk mengejar kecepatan menanggulangi kemacetan ini, secara paralel kita bangun juga monorel gitu kan,” ucapnya.
Pada 2004, kata Bang Yos, proyek itu dicanangkan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun, proyek itu terhenti pada 2007. “Nah terus akibatnya saya tidak tahu terus mangkrak jadi besi tua seperti ini,” ungkap Bang Yos.
“Dan tahun 2014 monorel ini diganti dengan LRT yang tidak ada rencana sebelumnya. Tentu Gubernur waktu itu punya alasan yang saya tidak tahu ya. Nah sejak itulah mangkrak total ini dari besi tua jadi barang seperti ini yang merusak estetika kota gitu,” tambahnya.
KPU Diperintahkan Buka Salinan Ijazah Jokowi, Bonatua: Ini Kemenangan Publik
Komisi Informasi Pusat (KIP) mengabulkan seluruh permohonan pengamat kebijakan publik, Bonatua Silalahi terkait dokumen pendidikan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Putusan ini kata dia merupakan kemenangan publik.
“Kita bahagia dengan perjuangan ini, bahwa ini bukan untuk saya, ini untuk publik. Dan ini kemenangan publik,” ujar Bonatua usai sidang putusan di Kantor KIP, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Dengan putusan ini, kata dia, sembilan item terkait riwayat pendidikan Jokowi yang masuk dalam gugatan itu, harus dibuka ke publik. Dengan demikian, publik bisa mengetahui ijazah Jokowi asli atau palsu.
“Publik bisa tahu nanti membedakan, apalagi yang punya ijazah UGM, yang punya ijazah apa, legalisir UGM, dia bisa langsung bandingin. Punya saya tanda tangannya kok sama, atau kok beda?” ungkap Bonatua.
Jadi pada intinya, ini adalah kemenangan publik. Semoga nanti publik, mau siapapun orangnya, mau dia presiden, gubernur, dewan, kalau dia merasa memang dia pengin tahu ijazah pejabat publiknya, dia harus berkirim surat ke PPID,” pungkasnya.
Sekadar informasi, KIP mengabulkan seluruh gugatan Bonatua Silalahi yang meminta ijazah Sarjana Joko Widodo (Jokowi) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.
Keputusan ini tertuang dalam sidang sengketa informasi dengan agenda pembacaan putusan atas perkara Nomor 074/X/KIP-PSI/2025 yang digelar di KI Pusat, Jakarta Pusat.
“Memutuskan, menerima permohonan untuk seluruhnya,” ujar ketua majelis Handoko Agung Saputro saat membacakan amar putusan.
Dengan demikian, ia menyatakan, ijazah Jokowi termasuk informasi yang terbuka untuk publik. Untuk itu, ia meminta pada pihak termohon, KPU memberikan ijazah Jokowi pada pemohon.
“Menyatakan informasi salinan ijazah atas nama Joko Widodo yang digunakan sebagai persyaratan pencalonan Presiden RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 merupakan informasi yang terbuka,” ujar Handoko.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh/dok MUI
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong generasi muda, khususnya Gen Z, untuk menjadi penggerak utama literasi halal. MUI meminta para Gen Z memanfaatkan teknologi digital sebagai penggerak literasi halal.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan, tantangan literasi halal saat ini tidak lagi sebatas pada produksi, tetapi juga pada akses informasi di era digital.
“Kebiasaan memesan makanan melalui aplikasi daring tanpa verifikasi kehalalan berpotensi menyeret masyarakat pada konsumsi produk haram tanpa mereka sadari,” ujar Ni’am, saat menghadiri Gen Halal 2025 yang diselenggarakan LPPOM MUI di Bogor, dikutip Minggu (11/1/2026).
Staf Ahli Bidang Inovasi Kepemudaan dan Keolahragaan Kemenpora ini juga meminta generasi muda tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga inovator yang mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi.
Pengembangan platform digital yang memberikan informasi jelas mengenai status halal produk adalah penting, khususnya yang berkaitan dengan sajian makanan dan minuman yang beredar di aplikasi pemesanan daring,” ujarnya.
Menurutnya, jika ada Gen Z yang bisa membuat inovasi tersebut, maka sesuai dengan hadist Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, maka orang tersebut akan mendapatkan amal jariah.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial KL ditangkap oleh kepolisian Yordania. Informasi tersebut diketahui setelah orang tua KL melaporkan peristiwa penangkapan itu kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman.
“KBRI Amman menerima laporan dari salah satu diaspora kita di Yordania yang menyampaikan bahwa putranya ditangkap oleh kepolisian Yordania pada 19 November,” ujar Pelaksana Tugas Pelindungan WNI (Plt PWNI) Kemlu, Heni Hamidah, Jumat (9/1/2026).
Lebih lanjut, penangkapan KL diduga berkaitan dengan keterlibatannya dalam aktivitas daring yang terindikasi mengandung dukungan terhadap kelompok teroris ISIS.
“Penangkapan KL ini diduga terkait keterlibatannya dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS,” ucapnya.
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang jasa dan Satyalencana kepada sejumlah tokoh di acara Panen Raya di Karawang, 7 Januari 2026. (Foto: tangkapan layar)
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dan para tokoh tani Indonesia. Penganugerahan ini dilakukan pada acara panen raya sekaligus deklarasi swasembada pangan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Penganugerahan ini melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026, yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Januari 2026.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya, kesatu menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa sebagai penghargaan atas jasanya yang besar di suatu bidang atau peristiwa tertentu yang bermanfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kebesaran bangsa dan negara. Serta Satyalancana Wira Karya sebagai penghargaan atas jasanya dalam memberikan darma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa sehingga dapat dijadikan teladan bagi yang lainnya,” bunyi Keppres yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Wahyu Yudhayana.
Pada penganugerahan Bintang Jasa Utama, Presiden memberikan penghargaan kepada Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, atas kontribusi dan dedikasinya dalam pembangunan sektor pertanian nasional.
Pantauan Okezone di lokasi, Senin (5/1/2026), Nadiem terlihat masuk ke Ruangan Hatta Ali menggunakan rompi merah muda tahanan Kejaksaan Agung pada pukul 10.18 WIB. Persis setelah Nadiem masuk, pengunjung sidang yang mayoritas pendukungnya langsung menyambut dengan tepuk tangan.
Mendapat sambutan tersebut, Nadiem tampak terharu dan langsung menaruh tangannya di dada seolah memberikan terima kasih. Meski demikian, Nadiem tampak membisu tak memberikan komentar apapun.
Setelah melihat orang tuanya yakni Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri yang juga hadir di persidangan, Nadiem juga langsung menghampiri. Nadiem tampak mencium orang tuanya sebelum persidangan itu dimulai.
Selanjutnya, mantan Mendikbudristek itu terlihat menyalami jaksa penuntut umum (JPU) yang hadir dalam persidangan itu. Nadiem kemudian langsung duduk di kursi pesakitan yang telah disediakan.
Di ruang sidang, berbagai kelompok masyarakat berbondong-bondong untuk memberikan dukungan kepada Nadiem. Mulai dari ojek online hingga aktris dan selebgram.
Almarhum diketahui bernama Pratu Farkhan Sauqi Marpaung yang diduga meninggal dunia akibat penganiayaan oleh seniornya di Pos Sanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Keluarga Pratu Farkhan Sauqi Marpaung di Desa Hessa Air Genting, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (Sumut), tak kuasa menahan tangis saat menunggu kedatangan jenazah anaknya dari Timika, Papua.
Informasi meninggalnya prajurit TNI meninggal di Papua itu diterima keluarga pada Rabu (31/12/2025). Kabar tersebut disampaikan oleh pihak keluarga yang juga merupakan anggota TNI.
Ayah korban, Zakaria Marpaung, mengatakan anaknya diduga mengalami penganiayaan oleh seorang senior berpangkat Kopral Dua saat bertugas di Pos Sanepa. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban menjalankan tugas pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini bersama Satgas Batalyon Yonif 113/Jaya Sakti.
Menurut keterangan yang diterimanya, korban sempat mengeluhkan sakit disertai menggigil saat berada di pos. Kondisi tersebut diketahui oleh rekan-rekan korban lalu menyarankan agar berjemur.
Prabowo: Saya Minta Maaf Belum Bisa ke Semua Titik Bencana Sumatera
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pasalnya, Prabowo belum dapat mengunjungi seluruh lokasi terdampak.
Permintaan maaf Presiden Prabowo itu disampaikan saat meninjau pembangunan rumah hunian Danantara, Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
“Hari ini saya hadir di sini, saya diminta meninjau kondisi pembangunan rumah hunian yang dibangun oleh Danantara sebagai inisiatif Danantara untuk membantu mempercepat pemulihan kondisi bencana di tiga Provinsi,” ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan, sehari sebelumnya ia telah mengunjungi Tapanuli Selatan dan kemudian melanjutkan kunjungan ke Aceh Tamiang yang disebutnya sebagai salah satu kabupaten dengan dampak bencana terbesar.
“Saya kemarin sempat ke Tapanuli Selatan dan hari ini saya kembali ke Tamiang yang merupakan salah satu kabupaten yang paling besar dampak bencana tersebut,” katanya.
Prabowo telah menerima laporan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan para Gubernur di tiga provinsi terdampak bencana bahwa sejumlah daerah mempertanyakan ketidakhadirannya secara langsung di wilayah mereka.
“Dan saya tahu, bahwa saya dapat laporan dari beberapa pihak dari Mendagri, dari Gubernur, bahwa banyak kabupaten lain bertanya kok Presiden belum sampai,”ujarnya.